PC Cabe Rawit yang Dilahirkan dengan Banyak Talenta

Profit Intel yang selama ini banyak di kontribusi oleh CPU PC/notebook belakangan mulai menunjukkan pertumbuhan yang stagnan jika tidak bisa dibilang menurun. Salah satu antisipasi Intel untuk menjaga neraca labanya adalah memperluas segmen pasar CPU-nya melalui diversifikasi produk. Selain lebih memfokuskan chip CPU di segmen smartphone dan ultramobile tablet, Intel pun melihat potensi pasar besar bagi chip mereka di segmen PC kategori UCFF (Ultra Compact Form Factor) di masa mendatang. Hadirnya NUC Barebone Kit sejak tahun lalu merupakan bukti nyata keseriusan mereka menggarap segmen tersebut.

Kesan awal saat NUC Barebone Kit D34010WYKH pertama kali datang ke lab pengujian adalah dimensinya (116.6 x 102 x 49.5 mm) yang relatif kecil (hanya sebesar genggaman tangan pria dewasa). Pengguna yang berencana merakit sendiri (DIY) HTPC, game console PC, atau workstation PC untuk menjalankan beragam software (office, light game, browser, media player, mail client, dll) layak mempertimbangkan produk ini. Barebone PC berwujud setengah kubus kotak ini sudah menyertakan motherboard, embeddedCPU, dan antena wireless di dalam paket produknya. Anda masih harus membeli beberapa komponen lainnya, seperti RAM(SO-DIMM DDR3L), mSATA SSD atau HDD 2.5 inci, wireless card (optional), keyboard, mouse, monitor, untuk mulai menggunakannya.

Berbeda dengan Intel NUC Haswell yang sebelumnya dirilis, dimensi NUC D34010WYKH sedikit lebih tinggi untuk mengakomodasikan penggunaan hard disk atau SSD 2,5 inci. Penambahan huruf “H” di sini menunjukkan dukungannya pada kedua storage SATA tersebut (di samping masih mendukung mSATA card). Selain lebih tinggi, sirkulasi di dalam casing juga lebih dioptimalkan Intel dengan menyediakan deret lubang sirkulasi di kedua sisi samping casing dan sisi belakang. Ini diperlukan untuk mengantisipasi panas yang terjadi dari hard disk atau SSD. Bagi pengguna yang ingin NUC-nya lebih “cool” bisa menggunakan media mSATA, misalnya mSATA 64 GB (harga sekitar Rp 700 ribu).

Saat pengujian, CHIP menggunakan memori 2x 8 GB SO-DIMM DDR3L-2133 Kingston HyperX SSD PNY 120 GB (SATA3) untuk menjalankan beberapa benchmark standar. Perlu diketahui bahwa prosesor pada NUC D34010WYKH tergolong seri low-end dari Intel Haswell generasi ke-4 (Intel Core i3 4010U (1,7 GHz Dual core). Jadi hasil benchmark PCMark 8 (work 2187 poin, Home 1982 poin) masih di bawah, misalnya performa notebook dengan Intel Core i7-4700HQ 2,4 GHz (skor PCMark 8 3782 poin). Hal ini tidak berarti Intel NUC D34010WYKH berkesan lambat. Jika diperhatikan lebih detail pada skor “casual gaming” PCMark yang mencapai 25,4 FPS maka bisa dikatakan NUC D34010WYKH sudah cukup layak untuk berbagai jenis game standar, termasuk software standar non-gaming, seperti MS Office, Photoshop, brower, dan lain-lain.

Performa ekstra bahkan masih bisa didapatkan jika Anda lebih meluangkan waktu untuk melakukan overclocking dan tweaking “sanasini” di Visual BIOS-nya yang intuitif. Salah satu nilai jual yang ingin dikedepankan Intel adalah NUC D34010WYKH bisa diandalan sebagai PC hemat listrik tanpa harus mengorbankan faktor performa. Konsumsi daya (lihat gambar bawah) saat pengujian berkisar 5 W (saat idle), 10- 15 W saat menjalankan aplikasi standar (browing, video, dll), dan 25 W (saat menjalankan 3DMark SkyDiver/game). Poin plus lainnya adalah faktor keheningannya saat dipakai. Faktor keheningan menjadi penting jika NUC D34010WYKH digunakan sebagai HTPC (Home Theater PC).